ALAT
OPTIK
Tugas
ini Diajukan untuk Memenuhi Tugas Kelompok Mata Pelajaran
Fisika
![]() |
Disusun
oleh:
Annira
Zulfah
Febi
Febriyani
Resa
Aulia
Tina
Febriyani
Vidya
Hervia
SMA
NEGERI 4 KOTA SUKABUMI
Jln.
Ir H Djuanda no.08 Telp (0266) 221 685 Sukabumi
Mata
1. Pengertian Mata
Mata
merupakan indra penglihatan dan merupakan organ yang dapat menangkap perubahan
dan perbedaan cahaya. Organ ini bekerja dengan cara menerima, memfokuskan, dan
mentransmisikan cahaya melalui lensa untuk menghasilkan bayangan objek yang
dilihatnya.
2.
Bagian – bagian Mata dan Fungsinya
Bagian – bagian mata terdiri dari :
a.
Bagian Mata Luar
1) Bulu
mata berfungsi menyaring cahaya yang akan di terima.
2) Alis
mata berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.
3)
Kelopak
Mata berfungsi untuk melindungi mata
bagian dalam.
b.
Bagian Mata
Dalam

1)
Kornea
Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya.
Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya.
2)
Sklera
Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya rata- rata 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.
Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya rata- rata 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.
3)
Pupil
dan iris
Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya.Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya.Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
4)
Lensa
mata
Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal.
Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal.
5)
Retina
atau Selaput Jala
Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
6) Saraf optik
Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.
Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.
CACAT MATA
1. Pengertian
Cacat Mata
Yaitu terjadi
ketidaknormalan pada mata, dan dapat di atasi dengan memakai kacamata, lensa kontak
atau melalui suatu operasi
2.
Jenis
– Jenis Cacat Mata
a)
Rabun Jauh (Miopi)
Dapat melihat dengan jelas pada jarak 25 cm tetapi
tidak dapat melihat benda benda jauh dengan jelas.
Karena lensa mata tidak dapat memipih, sehingga bayangan terletak di depan retina. Kacamata dengan kekuatan lensa negatif untuk penderita miopi.
Karena lensa mata tidak dapat memipih, sehingga bayangan terletak di depan retina. Kacamata dengan kekuatan lensa negatif untuk penderita miopi.
b) Rabun Dekat
(Hipermetropi)
Dapat melihat dengan jelas benda jauh tetapi tidak dapat
melihat benda benda dekat dengan jelas. Karena lensa mata tidak dapat menjadi
cembung, sehingga bayangan terletak di belakang retina.
Koreksi penglihatan pada penderita hiperopi dengan pemasangan kacamata dengan kekuatan lensa positif.
Koreksi penglihatan pada penderita hiperopi dengan pemasangan kacamata dengan kekuatan lensa positif.
c) Mata Tua
(Presbiop)
Mata
tidak dapat melihat dengan jelas pada jarak yang jauh maupun jarak baca normal.
Karena daya akomodasinya sudah lemah akibat bertambahnya usia.
Mata tua dapat ditolong dengan kacamata bifokal (kacamata berfokus dua, yaitu positif dan negatif).
Mata tua dapat ditolong dengan kacamata bifokal (kacamata berfokus dua, yaitu positif dan negatif).
d) Astigmatisma
Astigmatisma merupakan bentuk cacat mata yang umum
terjadi dimana kornea dan lensa mata tidak simetris, sehingga benda titik
difokuskan sebagai garis pendek, yang mengaburkan bayangan. Dikarenakan kornea
berbentuk sferis dengan bagian silindrisnya bertumpuk.Astigmatisma dapat
ditolong dengan menggunakan lensa silindris yang mengimbanginya.
e) Katarak dan Glaucoma
Katarak merupakan terjadinya kondisi lensa mata yang
buram. Katarak biasa terjadi pada
usialanjut, namun dapat juga terjadi akibat terkena
radiasi UV, gelombang mikro, radiasi nuklir dan terkena bahan kimia
tertentu. Pada penderita ini, lensa mata
harus diambil dan dapat dibantu dengan
menggunakan lensa mata positif dengan kuat lensa yang besar. Penderita dapat
juga dibantu dengan memasang lensa mata tiruan untuk menggantikan lensa yang
diangkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar